ethos, yang meliputi kredibilitas seseorang.
dan bagaimana seseorang dapat mempengaruhi mereka-mereka semua dengan komponen ini dan melalui sebuah retorika.
retorika yang seharusnya dapat digunakan oleh semua orang, semua kalangan, semua kelas baik yang memiliki kredibilitas atau sedang berusaha mengenai gal itu.
konsep diri , yang mana adalah deskripsi subjektif tentang apa yang ada di dalam diri kita. di dalam konsep diri ada suatu mahasistem anugerah Alloh. sistem yang Kau cipta dengan segala hal kompleks di dalamnya. DAN HAL YANG BERBEDA antara personal satu dengan manusia yg lainnya.
perbedaan kadang tidak mereka pahami. Perbedaan bukanlah kekurangan, perbendaan bukanlah kesalahan. Duhai personal pemilik kredibilitas tinggi, dan wahai pendengar, pemanut personal kredibilitas tinggi. itu hanya teori dan rumus agar komunikator dapat cepat menyampaikan makna pada komunikan, kebenaran hanya milik Alloh. dan kebenaran dapat Alloh turunkan melalui perantara siapapun itu..
Mengapa hati mereka tertutup? Meski kubertanya dengan hati yang masih kucoba untuk terbuka ?
tidak adakah kesempatan ?
haruskah mengukir kredibilitas dahulu?
berapa lama ?
dengan apa ?
bukankah penyaringan, komunikasi, dan kerendahan hati lebih baik dari pada menunggu insan berkredibilitas yang baru?
dunia seakan dikuasai dan menguasai, tetapi pada mereka yang tertindas, menganggap dunia hanya sementara. sementara adalah hal yang nyata. di sisi lain, mereka sudah sadar akan kesementaraan itu..
namun andai mereka juga ditakdirkan bahagia tanpa tara, apa sadar?
mudah-mudahan YA..
ethos, hanya teori dan 2 kata selanjutnya hanya teori pula..
Jangan lagi, walaupun itu nyaris pasti tidak akan terjadi.
Masih banyak sekali, tak tahu, atau terselip di antara mereka yang bahagia. ada 1 yang tertindas.
_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar