Semangat itu datangnya bisa dari mana saja, dari orang yang kita cintai, dari orang kita sayangi atau sekalian saja dari asal dari mana orang-orang yang kita pilih tadi berasal, bukankah itu lebih nikmat?
Hari ini aku untuk kesekian kalinya, aku merasakan jatuh cinta dan selalu jatuh cinta. Sama siapa lagi kalau bukan sama Dia yang memegang kehidupanku. Mungkin aku tak sempurna, ya itu pasti aku tak sempurna. Untuk mendahulukan-Nya saja aku kadang masih lupa, begitu juga dengan tulisan ini, baru sempat aku tulis sekarang.
Teruntuk seluruh pembaca dan semoga ada yang membaca J
Alloh itu paling mengerti kita.
Ya tak perlu jauh-jauh, Alloh tahu kita butuh mata untuk melihat ciptaan-Nya bumi dan langit yang indah ini, maka ia beri begitu sempurna, 2 mata di tempat yang seharusnya. Subhanallah. Sudah seharusnya syukur terus mengalir bagi mereka yang memilikinya, lalu belum lagi yang lain, nikmat mana yang kamu dustakan, ya sedikit pengantar.
Dan Alloh itu sepertinya memang mau mengerti aku.
Ceritanya sederhana banget, gak aktifin paket bbm ya lumayan jadi masalah berarti buat arus komunikasi di kehidupan akademik saya. Habis, kalo aktifin hpnya langsung jadi lemot, begitu di unreg langsung lancar lagi, yasudahlah pilihan bijak, nonaktif saja, lagi pula saya lagi gak punya uang untuk beli hp baru. Karena arus komunikasi yang tersendat, jadi saya yang harus proaktif memfollow up sana sini dan nanya kabar sana sini. Keadaan yang mengharuskan kayak gitu, ya mungkin ini ujian, saya yang rapuh ini ditaruh di tengah orang-orang yang seperti itu.
Suatu hari saya ke kosan temen saya, seperti biasa untuk kumpul salah satu mata kuliah. Begitu saya datang kenapa yang ada di sana hanya kaum adam. Aku pun bertanya “ini yang lain pada kemana?” terus salah satu kaum adam menjawab, “laah setau gue sih, yang kesini yang mau ngedit aja dan hari ini kan istirahat.” Subhanallah, bahkan hari ini harusnya istirahat saja aku pun tak tahu, lalu kulihat jam, baru jam 9. Alhamdulillah, yang biasanya dikasih waktu hanya 6 jam untuk menuju subuh sekarang bertambah beberapa jam. Saya senang sekali diberi kejutan seperti ini.
Saya pun hanya mengambil hikmah, Alloh tu maha tahu, Alloh tahu saya selalu memelihara pikiran negatif demi mendapatkan sensasi rasa senang berlipat ganda. Maka Ia taruh aku di keadaan tannpa bbm, tanpa penyedia, dan akhirnya aku memang senang berlipat ganda. Sebagian kecil hikmah yang aku ambil seperti itu, sisanya dan lain-lain, aku makin mencintai-Mu dan aku akan selalu jatuh cinta lagi pada-Mu ya Rabb.
Aku pun patut bersyukur Alloh selalu memberi aku kejutan kecil di tengah segala yang aku rasa mengacaukan kehidupanku. Tidak bahkan! Ini bukan kehidupan yang kacau, tapi ini hanyalah perpindahan dari satu zona ke zona yang lain dan nantinya akan lebih cocok untuk kehidupanku. Seperti bayi yang baru lahir, ia menangis karena kehilangan zona nyamannya di dalam perut ibu bersama tali pusar, padahal ia mau dipindah ke zona yang lebih cocok, ada asi, ada wajah keluarga dan seterusnya.
Kau yang memegang langit dan bumi yang selalu menangkap aku saat aku akan jatuh ke jurang. Kau yang selalu menangkap dan menangkap lagi, wow desiran jantungku memang membuat merinding, tapi aku tahu Kau selalu akan menagkap aku lagi, dengan tangan-Mu yang tak dapat terlukiskan, dengan nikmat-Mu yang sangat indah dan dengan apa yang aku lakukan semua untuk-Mu ya Alloh.
Kini aku mengerti dan mengerti lagi, ini dia caramu untuk tunjukan kalau Kau memang ada di setiap langkah di setiap nafas, ini loh cara Dia untuk bikin Selfalina khairiah tersadar kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar