Kamis, 19 Mei 2011

inspirasi kekawatan

Pernah kudengar saat moment indah itu,jlasnya ku tak tahu kapan..

seorang ikhwan berkata "keakhwatan" alias keputrian.
Lalu kami mencandainya dengan Kawat (ketua keakhwatan).Lucu bukan? Lucu utk jdi bahan lelucon pda saat itu.
Namun, stlh bbrpa masa brllu, dan aku tb2 brfikir bgtu saja ttg arti kawat yg diletakkan di sana.Kawat, sepertinya tak salah juga digunakan di sana.
Kawat itu kecil, kurus tdk besar, gendut sperti batang besi. Kawat yg kurus , tipis, menggambarkan wanita yg memang kebanyakan memang kurus, kecil, spertinya tak ada apa2nya.
Namun kawat, dapat menyambungkan komponen satu dan yg lainnya,,Mengaitkannya, bahkan jika tdk hati2 kawat bs juga melukai atau menyakiti..
Sama sperti wanita, pandai utk mengatur sesuatu, memanagenya, namun jika ada yg kurang ajar, minta digampar..
Wanita yg kecil dan trlihat tdk ada apa2nya tdi jg pny sisi kekuatan utk mlindungi diri..
Kawat...Oh kawat...
Nama yg smula jg kutertawai krena bgitu menggelitik, kini mengapa bgtu inspiratif buatku.
Rasanya lucu skligus bangga..Mreka dapat tertawa mndengar smua itu, tapi bgtu tahu filosofinya bknkah mrekan akan tertegun?Selamat kepada Kawat kita, kak Desi Ekawati.
Smga dapat mnjadi sperti kawat,,Tenang kakanya,,,, aku hanya sedang ingin menulis :))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar